KeluarJangan Lupa Klik Like Dan Follow ya!
WELCOME TO andriworldwide.blogspot.com | Sesering mungkin mampir ke blog saya yang sederhana ini agar tidak ketinggalan berita-berita tentang game, terutama Ninja Saga dan yang lainnya | Jika ingin bertanya sesuatu tentang blog ini, kalian bisa bertanya | Jika ada kekurangan dalam blog ini mohon di maafkan | SALAM

GRATIS BITCOIN DI SINI

Get Free 100.000 SATOSHIS Get Free 1000 BITCOIN EARN 5500 BITCOIN

Mencari Diri Pada Sepotong Hatimu

Share on :
Need ClAN NINJA SAGA ? -
Dulu, saya sering berfikir bahwa menjadi orang yang benar-benar jadi orang teramat mudah. Hari berganti hari, sementara apa yang kucari tak kunjung hadir. Lantas, ada semacam skeptisisme yang tiba-tiba menggelayut pedih paa liang-liang diri. Ah, saya lagi-lagi berfikir, bahwa sebenarnya kita tidak pernah benar-benar mencari-cari.

Maka, sebelum nujuman burung gagak yang kemudian menerka nasib buruk untukku datang menjemput, saya pergi berlari, meninggalkan sepercik matahari. Tapi, lagi-lagi saya berfikir, kita tidak pernah benar-benar pergi. Kita hanyalah memindah-mindah titik, tapi tidak benar-benar memilih nasib. Ah, persetan dengan nasib! Nasib hanyalah pseudo hidup yang terangkai seperti jaring laba-laba di sudut dunia.


Tapi, bukankah setiap kita punya nasib? Dan, bukankah setiap nasib memiliki dunianya masing-masing? Saya jadi teringat film The Last Samurai dalam TRANS TV Box Office. Ketika itu sang panglima perang sedang berada di tengah kepungan musuh. Hanya tinggal berdua dengan temannya. Di sampingnya mayat prajurit terkapar bergelimpangan. Ah, panglima itu masih menatap sekeliling. Pandangannya begitu nanar. Seolah terpisah pergi jauh antara jiwa dan raganya. Bendera telah dikibarkan. Genderang menang pihak musuh telah bergemuruh.

Dengan segenap kekuatan yang tersisa, sang teman bertanya pada Panglima, "apakah kau yakin manusia mampu mengubah nasibnya?" Pertanyaan menohok. Tepat ketika keputus asaan telah menjadi kepastian. Ketika ketakberdayaan menjadi keniscayaan.

"Ya, manusia harus berusaha semampunya, hingga ia tahu nasibnya sendiri ..."
Segalanya telah berkahir. Tak ada lagi peperangan.
Tinggal sunyi yang bernyanyi. Tinggal rindu yang kian pilu.


Ah, ku ingin menikamti sepotong sajak dulu ....

n258456064095_339.jpg (200×145)KLIK UNTUK DAPAT 100 TOKEN GRATIS.

0 comments on Mencari Diri Pada Sepotong Hatimu :

Post a Comment

Jika Spam Akan DI hapus.

Tulisan Lain